Buku yang 'Mengubah' Hidupku

    "Judulnya agak lebay deh, din!" Iya sih, emang, hehehe. Sejujurnya, yang aku maksud, tuh, buku-buku dibawah ini adalah buku yang berhasil membuatku melihat dunia dari perspektif yang berbeda dan juga membuka pikiranku. Buku-buku yang tentunya, semoga, telah membuatku menjadi manusia yang sedikit lebih baik. Nah, kira-kira buku apa aja, tuh? Langsung aja check 'em out, guys! Hehehe :D

1. Sebuah Seni untuk Bersikap Bodo Amat


    Mungkin agak berkontradiksi dengan judulnya, buku karya Mark Manson tidak mengajarkan kita untuk menjadi sepenuhnya 'bodo amat' sama segala hal dalam hidup, tapi, justru kita diajak untuk memilah-milih lagi hal yang kita perlu beri perhatian dan apa-apa saja yang tidak layak untuk kita begitu perhatikan.

    Buku ini berhasil membuatku merasa 'tertampar' dan akhirnya merefleksikan lagi sikapku selama ini. Aku memang manusia yang terlalu memedulikan banyak hal, hehehe. Contohnya, aku sering banget membandingkan diri dengan orang lain dan pada akhirnya aku merasa bahwa "I'm not good enough" -tapi, di buku ini, aku diajak lagi untuk mengintropeksi  nilai-nilai (values) yang aku pegang, apakah aku menilai diri aku berdasarkan nilai-nilai yang betul-betul aku inginkan atau aku membandingkan diriku dengan standar atau nilai-nilai orang lain ataupun kebanyakan orang? 

    Buku ini juga mengingatkanku kembali tentang pentingnya menerima emosi negatif. Segala emosi punya fungsinya masing-masing dan baru ketika kita belajar untuk menerimanya, kita akan bisa mengelolanya. Pada akhirnya, dalam kebanyakan bab dari buku ini, aku berhasil mendapatkan suatu insight baru dan sedikit-banyak melihat hidup dari perspektif yang berbeda.

    Note to be taken, menurutku, buku hasil terjemahan ini menggunakan Bahasa Indonesia yang cukup berat dan materi yang dibawakan juga filosofis banget, jadi, buat aku pribadi, buku ini bukanlah tipe buku yang bisa dibaca sekali duduk. Buku ini butuh perhatian banyak untuk bisa dimengerti, berbeda banget justru dari judulnya, yaa, hehehe. Tapi, meskipun begitu, buku ini pantas banget dapetin perhatian kamu! Jadi, kalau kamu punya waktu lebih, bisa banget, nih, dibaca bukunya, apalagi buat kalian yang juga suka kebanyakan mikirin hal-hal yang mungkin nggak seharusnya dipikirkan kayak aku. Tapi, siap-siap aja merasa 'ditampar' yaa sama buku ini! Hehehe. 

P.S. Buku ini mengandung unsur dewasa dan juga mungkin ada beberapa hal yang  nggak sejalan dengan kepercayaan kamu, jadi, mohon dipilah-pilih lagi dengan bijak, yaa, hal-hal apa saja yang sekiranya bisa kamu ambil dan tidak! Happy reading, guys!

2. Wonder


    Berbeda dengan buku sebelumnya, buku ini adalah novel fiksi keluarga yang menyenangkan dan sangat ringan untuk dibaca. Buku Wonder ini mengisahkan mengenai bagaimana seorang anak laki-laki dan juga keluarganya menghadapi cobaan yaitu penyakit deformasi fisik (di bagian muka) yang dialami oleh anak laki-laki tersebut. Hal yang aku sangat, sangat sukai dari buku ini? Buku ini mengajak kita melihat dari sudut pandang yang berbeda-beda dengan memberikan setiap karakter sebuah kesempatan untuk bercerita dari sudut pandang orang pertama. Buku ini tidak hanya berfokus pada August atau yang biasa dipanggil Auggie, tokoh utama dari novel tersebut, melainkan memberikan 'panggung' bagi karakter pendukung juga. Akan diceritakan bagaimana rasanya menjadi kakak dari seorang adik yang mengalami deformasi fisik, menjadi seorang teman bahkan musuh ataupun perundung. Semua orang ternyata mempunyai alasan dan pola pikir yang unik, meskipun hal tersebut tidak membenarkan hal-hal yang tidak baik seperti perundungan, tentunya. Namun, buku ini menunjukkan bahwa kita semua hanyalah manusia biasa yang berusaha keras menjalani hidup sebaik-baiknya, dengan cara kita masing-masing, untuk menghadapi berbagai jenis kondisi yang telah Tuhan berikan kepada kita.

    Banyak banget hal yang aku dapatkan dari novel ini. Kesabaran dan ketangguhan Auggie, kepedulian kakak Auggie, parenting yang sungguh luar biasa yang dilakukan oleh kedua orang tua Auggie dan juga pentingnya memberikan dukungan kepada teman, khususnya mereka yang mungkin terkena diskriminasi akibat disabilitas.

    Last but not least, Bahasa Inggris yang digunakan di novel ini sangatlah apik dan mudah untuk dimengerti. Banyak kata-kata mutiara (quotes) yang bisa kamu petik dan dijadikan motivasi untuk keseharian, hehehe!

3. jika kita tak pernah menjadi apa-apa

    So, I just finished this book the moment I wrote this down, hahaha. Dalam tiap bab buku ini, kita diajak untuk melihat hidup dari kondisi yang berbeda-beda. Misalnya, kita diajak untuk memakai sepatu orang-orang yang telat lulus kuliah atau bahkan orang-orang yang sukses di usia muda. Kadang kita diajak untuk melihat hidup seorang PNS, kadang menjadi orang yang masih kesulitan mencari pekerjaan. Di setiap halamannya kita diajak untuk melihat dunia dari perspektif yang berbeda, menjadi peran yang berbeda, dan mengalami kesulitan dan kenikmatan yang juga berbeda-beda yang kadang kala tidak sesuai dengan apa yang kita ekspektasikan akan tertulis dalam halaman di buku ini. 

    Buku ini sangat membuka dan memperluas cakrawala pemikiranku. Misalnya, bahwasannya apa-apa yang terlihat manis belum tentu pada kenyataannya terasa manis, bahkan bisa jadi asam. Buku ini banyak memberikan nasihat dari sisi islami, namun sama sekali tidak menghakimi ataupun terkesan memaksa. Salut kepada Kak Alvi Syahrin sebagai penulisnya! Selain itu, buku ini juga banyak membahas tentang probelematika generasi kita sekarang nih, yaitu, overthinking dan insekuritas.

    Sesuai judulnya, dalam setiap bab di buku ini, Kak Alvi menuliskan segala kecemasan dalam kondisi yang berbeda-beda, yang pada akhirnya menghasilkan kesimpulan bahwa setiap orang, dalam kondisi apapun, pasti mengalami kesulitan, meskipun jalan keluar itu pasti ada jika kita bersedia untuk mencarinya. Pada akhir buku, Kak Alvi juga menenangkan kita dengan kalimat bahwa "pada sejatinya, kita selalu jadi apa-apa". Iya, kita selalu jadi 'sesuatu' -bahkan tanpa kita sadari. Seorang teman, seorang anak, seorang manusia yang terus-menerus berusaha memperbaiki keadaan dan dirinya meskipun keadaannya sulit. Hal-hal tersebut terkesan 'remeh' namun sebenarnya sangatlah bermakna, sehingga diharapkan kita dapat dengan perlahan mengurangi insekuritas yang ada pada diri kita dengan membaca bagian tersebut, ya, teman-teman!

    Jadi... bagi kamu yang ingin diajak untuk bertualang melihat sisi kehidupan dan mendapatkan beberapa petuah dalam hidup, yuk kita eksplorasi buku ini! :D


Wah... you've arrived at the bottom! Hehehe, terima kasih banyak, ya, sudah membaca ulasan buku-ku kali ini. Semoga tulisanku yang singkat ini dapat menghibur dan memberikan manfaat buat kalian, ya! See you in my next writing, guys, and as always, have a nice and blessed day! :)

Comments